<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>arif&#x27;s Site</title>
<link>http://arifnasdianto.multiply.com/</link>
<description>Receive comments and articles that education is to improve the quality of education and other. Article / comment will be edited by arif&#x27;s site or removed if the Slur.
</description>
<pubDate>Mon, 6 Jul 2009 17:02:19 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Sat, 27 Jun 2009 06:55:00 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>arif&#x27;s Site</title>
<url>http://images.arifnasdianto.multiply.com/logo</url>
<link>http://arifnasdianto.multiply.com/</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Perjuangan IPI</title>
<guid isPermaLink="true">http://arifnasdianto.multiply.com/links/item/4/Perjuangan_IPI</guid>
<pubDate>Sat, 27 Jun 2009 06:55:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>WHY DROP OUT OF SCHOOL</title>
<description>&#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#ff0000&#x22;&#x3E;1. Causes of social &#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;The drop out rate is high due to socio-economic condition of ugly people, socio-economic conditions that affect jelek 1) inclusion of children does not become a regular, old-old will leave school before menamatkannya, 2) the use of labor of children to help parents work day-to - day, 3) the mampuan parents buy equipment that is required by school children and 4) attitudes spatik or antipatik parents about the value / benefits of the school. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#ff0000&#x22;&#x3E;2. Causes of educatif Didaktif / methodology. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;br&#x3E;including groups that this is because 1) the school is not life, the teachers do not meyiapkan their lessons well, 2) lack of equipment and school supplies (textbooks, tools and so on) does not match the curriculum needs of the community, 4) teaching and evaluation methods do not provide motivation to study children&#x27;s activities, 5) a rigid examination system does not give freedom to the schools to seek renewal. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Current issue in education, the high number of dropouts caused by managem...</description>
<guid isPermaLink="true">http://arifnasdianto.multiply.com/journal/item/8/WHY_DROP_OUT_OF_SCHOOL</guid>
<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 17:06:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Minat Warga Belajar Mengikuti Ujian Nasioanl pada Kursus Menjahit Tingkat Terampil di Jakarta Timur,  oleh Reni </title>
<description>&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 6pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 200%; TEXT-ALIGN: justify&#x22; align=center&#x3E;&#x3C;FONT color=#660000 size=3&#x3E;&#x3C;EM&#x3E;Diresensi oleh : &#x3C;FONT color=#000099&#x3E;Arif Nasdianto &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/EM&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;EM&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/EM&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 6pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 200%; TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;times, times new roman, serif&#x22; color=#ff0000 size=6&#x3E;&#x3C;EM&#x3E;D&#x3C;/EM&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;alam Kamus Besar Bahasa Indonesia minat dijelaskan sebagai keinginan, gairah atau kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;A title=&#x22;&#x22; style=&#x22;mso-footnote-id: ftn1&#x22; href=&#x22;http://arifnasdianto.multiply.com/journal/compose#_ftn1&#x22; name=_ftnref1&#x3E;&#x3C;FONT color=#0000ff&#x3E;[1]&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E; &#x26;nbsp;Hal ini sejalan dengan definisi minat menurut Poerwadarminta bahwa minat adalah gairah atau keinginan terhadap sesuatu.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;A title=&#x22;&#x22; style=&#x22;mso-footnote-id: ftn2&#x22; href=&#x22;http://arifnasdianto.multiply.com/journal/compose#_ftn2&#x22; name=_ftnref2&#x3E;&#x3C;FONT color=#0000ff&#x3E;[2]&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x26;nbsp; Dari kedua pendapat tersebut, diantaranya terlihat terdapat kesamaan, namun dari definisi yang dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terlihat lebih dalam sehingga minat dapat disimpulkan sebagai motivasi terhadap sesuatu yang diinginkan, yang terdapat dalam diri seseorang. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 6pt; TEXT-INDENT: 36pt; LINE-HEIGHT: 200%; TEXT-ALIGN: justify&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;      &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt; TEXT-ALIGN: center&#x22; align=center&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;9&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;Dalam sebuah situs di internet, minat dijelaskan sebagai satu sikap yang berlangsung terus menerus yang memulakan perhatian seseorang, sehingga membuat dirinya jadi selektif terhadap objek minatnya. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;A title=&#x22;&#x22; style=&#x22;mso-footnote-id: ftn3&#x22; href=&#x22;http://arifnasdianto.multiply.com/journal/compose#_ftn3&#x22; name=_ftnref3&#x3E;&#x3C;FONT color=#0000ff&#x3E;[3]&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E; Sedangkan minat menurut Sardiman adalah suatu kondisi yang terjadi apabila seseorang melihat ciri-ciri atau arti sementara situasi yang dihubungkan dengan keinginan-keinginan atau kebutuhan-kebutuhannya s...</description>
<guid isPermaLink="true">http://arifnasdianto.multiply.com/journal/item/4/Minat_Warga_Belajar_Mengikuti_Ujian_Nasioanl_pada_Kursus_Menjahit_Tingkat_Terampil_di_Jakarta_Timur_oleh_Reni_</guid>
<pubDate>Mon, 4 Feb 2008 02:11:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mengapa Terjadi Putus Sekolah</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;1. Sebab-sebab yang bersifat Sosial&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;Angka putus sekolah yang tinggi disebabkan&#x26;nbsp; kondisi sosial ekonomi masyarakat jelek, kondisi sosial ekonomi yang jelek mempengaruhi 1) masuknya anak menjadi tidak teratur, lama-lama akan meninggalkan sekolah sebelum menamatkannya, 2) penggunaan tenaga kerja anak-anak untuk membantu pekerjaan orang tua sehari-hari, 3) ketidak mampuan orang tua membelikan alat-alat sekolah yang diperlukan oleh anak dan 4) sikap spatik atau antipatik orang tua tentang nilai/manfaat bersekolah.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;2. Sebab-sebab yang bersifat educatif Didaktif/metodik.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=justify&#x3E;yang termasuk kelompok sebab ini ialah 1) keadaan sekolah tidak hidup, guru-guru tidak meyiapkan pelajaran mereka dengan sebaik-baiknya, 2) kurangnya alat dan perlengkapan sekolah (textbooks, alat peraga dan sebagainya) kurikulum tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar, 4) metode mengajar dan evaluasi tidak memberikan motivasi aktivitas belajar anak, 5) sistem ujian yang kaku tidak memberikan kebebasan kepada se...</description>
<guid isPermaLink="true">http://arifnasdianto.multiply.com/journal/item/2/Mengapa_Terjadi_Putus_Sekolah</guid>
<pubDate>Mon, 28 Jan 2008 05:04:29 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Photos</title>
<description>Mari kita wujudkan Kompetensi Penilik sebagai Quality Assurance Program Pendidikan Non Formal di</description>
<guid isPermaLink="true">http://arifnasdianto.multiply.com/photos/album/1/Photos</guid>
<pubDate>Sat, 26 Jan 2008 20:01:20 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>